Peninggalan Kerajaan Kutai

Kerajaan yang terletak di Muara Kaman, Kalimantan Timur atau yang berada di hulu sungai Mahakam dan tak jauh dari kabupaten Tenggarong ini merupakan kerajaan Hindu tertua di Indonesia.

Kerajaan ini berdiri pada 400 Masehi atau sekitar abad ke-5 Masehi.

Keberadaan kerajaan ini bermula ketika ditemukannya 7 buah prasasti berupa Yupa yang menggunakan huruf Pallawa dan pada bahasa sansekerta mengenalkan kerajaan Kutai dalam berbagai fitur kehidupan, antara lain : sosial, budaya, politik dan ekonomi.

Sejak ditemukannya prasasti Yupa tersebut maka lahirlah nama kerajaan Kutai ini. Diketahui melalui beberapa sumber yaitu berbagai berita yang memberitakan prasasti tersebut.

Pada prasasti itu dikatakan bahwa Raja pertama dari Kerajaan Kutai adalah Raja Kadungga.

Pada akhirnya kepemimpinan kerajaan jatuh pada puteranya yaitu Aswawarman atau sering dipanggil dengan nama Wamsakerta (pelengkap keluarga).

Dan setelah beliau meninggal, tahta kerajaan turun kepada Raja Mulawarman.

Keyakinan mengapa Kerajaan Kutai berdiri saat masa Hindu adalah karena penggunaan nama Aswawarman hingga raja-raja berikutnya memiliki corak budaya Hindu. Dan diyakini pula rata-rata orang saat itu memeluk agama Hindu.

Dari penemuan Yupa tersebut banyak peneliti yang meyakini bahwa masih ada peninggalan-peninggalan lainnya dari Kerajaan Kutai yang belum di temukan.

Walaupun begitu, kita masih cukup beruntung karena cukup banyak peninggalan Kutai yang masih utuh sehingga kita bisa melihat apa saja benda atau bangunan yang ada di masa tersebut.

Yuk, langsung saja kita simak peninggalan 16 jenis Kerajaan Kutai beserta gambar dan deskrisi nya di bawah ini.

16 Jenis Peninggalan Kerajaan Kutai

  1. Prasasti Yupa

Peninggalan Kerajaan Kutai
kebudayaan.kemendikbud.go.id

Yupa merupakan sebuah pilar berbahan batu dan terdapat bagian terukir yang digunakan untuk mengikat persembahan kepada para Dewa.

Tulisan yang berada pada Yupa tersebut ditulis menggunakan bahasa Sansekerta atau huruf Pallawa hingga sulit untuk diterjemahkan.

Dari 7 pilar Yupa hanya ada 4 yang bisa dieterjemahkan hingga sekarang.

Karena pada prasasti ini tidak ditemukan tanggal pembuatannya maka sulit mengetahui kapan prasasti Yupa ini dibuat.

Salah satu dari peninggalan Kerajaan yang tertua dan sebagai bukti kuat bahwa dahulu Kerajaan Kutai berdiri di Kalimantan adalah Prasasti Yupa.

Setelah Raja Kadungga meninggal kerajaan dipimpin oleh Raja Aswawarman dan setelahnya dipimpin oleh Raja Mulawarman.

Isi dari prasasti ini berupa kehidupan politik. Dalam prasasti ini diceritakan bahwa raja Kadungga atau pemimpin Kerajaan Kutai merupakan nama asli Indonesia dan ditunjukkan bahwa beliau bukanlah pendiri kerajaan ini.

Saat memimpin kerajaan Raja mulawarman memberikan banyak sekali sapi untuk para Brahwana.

Prasati ini juga dikenal dengan istilah Prasasti Mulawarman.

  1. Ketopong Sultan

Peninggalan Kerajaan Kutai
kutaikartanegara.com

Ketopong atau juga disebut mahkota milik Raja dari Kerajaan kutai ini ditemukan pada tahun 1890.

Berbahan emas murni dengan berat hampir 2 kg atau lebih jelasnya 1,98 kg dan dihiasi oleh berbagai permata asli.

Mahkota Raja Kutai disimpan di museum Nasional Jakarta. Yang dipamerkan di Museum Mulawarman hanya duplikat dari mahkota aslinya.

Selain pernah dipakai oleh Raja Kadungga mahkota ini juga pernah dipakai oleh Sultan Aji Muhammad Sulaiman pada tahun 1899.

  1. Kalung Ciwa

Peninggalan Kerajaan Kutai
sejarahlengkap.com

Kalung Ciwa merupakan peninggalan Kerajaan Kutai yang ditemukan oleh seorang warga disekeliling daerah Danau Lipan,Muara Kaman pada tahun 1890.

Yang pada saat itu diera pimpinan Sultan Aji Muhammad Sulaiman. Kalung ciwa ini juga pernah dipakai oleh sang Sultan saat masa pelantikan Sultan baru.

  1. Kalung Uncal

Peninggalan Kerajaan Kutai
folksofdayak.wordpress.com

Kalung Uncal terbuat dari emas murni 18 karat seberat 170 gram dengan panjang 9 cm. Pada kalung ini ada 4 ornamen penghias, dimana 2 diantaranya berhiaskan permata asli.

Penelitian menyatakan bahwa kalung ini hanya ada 2 buah saja di dunia. Yang satu diletakkan di India dan satunya lagi berada di Museum Mulawarman tepatnya di Kota Tenggarong.

Dikatakan hanya ada dua di dunia karena kalung ini diyakini hanya digunakan oleh Rama dan Shinta saat zaman dahulu.

Kalung ini hanya digunakan oleh Raja atau Sultan saat akan melangsungkan pernikahan dan penobatan. Selain Sultan atau Raja tidak ada yang dapat memakai kalung ini.

  1. Kura-Kura Emas

Peninggalan Kerajaan Kutai
budaya-indonesia.org

Kura-Kura Emas yang ditemukan ini terbuat dari emas muni sebesar 23 karat. Berbentuk Kura-kura atau penyu karena merupakan perwujudan dari Dewa Wisnu.

Kura-Kura emas ini digunakan untuk acara pelantikan Sultan Kutai Kartanegara.

Kini peninggalan ini disimpan di Museum Mulawarman. Pada label yang terletak pada etalase Kura-Kura Emas ini ditemukan diwilayah Long Lalang atau di wilayah hulu sungai Mahakam.

  1. Pedang Sultan Kutai

Peninggalan Kerajaan Kutai
bermudabda.com

Berikutnya adalah Pedang Sultan Kutai. Pedang yang terbuat dari emas murni ini mempunyai ukiran harimau yang siap memangsa mangsanya di ujung gagangnya.

Dan terdapat ukiran buaya pada sarung pedangnya.

Jika kalian ingin melihat Pedang Sultan Kutai asli secara langsung, kalian dapat mengunjungi Museum Nasional Jakarta.

  1. Tali Juwita

Peninggalan Kerajaan Kutai
bermudabda.com

Tali Juwita berasal dari kata Upavita atau kalung yang diberikan untuk Raja.

Tali Juwita terdiri atas 21 helai berbahan dasar emas, perak, dan perunggu. Ada 3 liontin berbentuk gelang dan 2 buah mata kucing dan barjat putih.

Sedangkan untuk liontin yang lain berbentuk lentera dengan 2 bandul kecil.

Tali ini melambangkan 7 simbol muara, dan 3 anak sungai. Meliputi sungai Kelinjau, Belayan, serta Kadang Pahu yang berada di sungai Mahakam.

Biasanya tali ini digunakan pada saat Upacara Bepelas.

  1. Keris Bukit Kang

Peninggalan Kerajaan Kutai
sejarahlengkap.com

Pedang ini merupakan pedang yang digunakan oleh permaisuri pertama Raja Kutai yaitu permaisuri Aji Putri Karang Melenu.

Dari legendha yang mengatakan sang permaisuri ditemukan ketika ada sebuah gong yang melayang diatas aula bambu.

Saat permaisuri ditemukan ternyata ada sebutir telur ayam dan Keris Bukit Kang di dalamnya.

  1. Kelambu Kuning

Peninggalan Kerajaan Kutai
google.com

Kelambu Kuning saat ini digunakan untuk menyimpan beberapa peninggalan Kerajaan Kutai yang dianggap memiliki kekuatan magis/ mistis oleh masyarakat wilayah setempat.

Beberapa barang yang terdapat dalam Kelambu Kuning antara lain Gong Bende, Sangkoh Paitu, Tajau, Patung Singa, Gong Raden Galuh, Lengkungan Besi, serta Keliau Aji Siti Cloudy.

  1. Tahta Sultan

Peninggalan Kerajaan Kutai
zonareferensi.com

Kini singgasana Raja Kutai disimpan di Museum Mulawarman. Singgasana ini juga pernah digunakan oleh Sultan Ajim Muhammad Sulaiman, Sultan Aji Muhammad Parikesit, dan beberapa raja sebelumnya.

  1. Meriam

Peninggalan Kerajaan Kutai
taldebrooklyn.com

Meriam yang digunakan sebagai bentuk mempertahankan Kerajaan Kutai ini terdiri atas 4 buah meriam, yaitu Meriam Aji Entong, Meriam Jagat Sweep, Meriam Gentar Bumi, dan Meriam Gunung Sri.

Hingga saat ini meriam ini masih disimpan dan dirawat dengan sangat baik.

  1. Keramik Tiongkok Kuno

Peninggalan Kerajaan Kutai
yuksinau.id

Keramik ini digunakan sebagai bukti bahwa dahulu Kerajaan Kutai memiliki hubungan baik dengan Dinasti Kekaisaran Cina.

Keramik ini ditemukan disekitaran Danau Lipan, dan sekarang disimpan diruang bawah tanah Museum Mulawarman.

  1. Gamelan Gajah Prawoto

Peninggalan Kerajaan Kutai
mastekno.com

Gamelan ini diyakini berasal dari Jawa, sehingga banyak yang berspekulasi bahwa Kerajaan Kutai sudah memiliki hubungan erat yang baik dengan Kraton Jawa.

Kini gamelan ini disimpan di Museum Mulawarman tidak hanya gamelan melainkan barang lain juga terdapat pada museum ini yaitu keris, wayang kulit, topeng, pangkon serta barang-barang lain yang terbuat dari kuningan.

  1. Tombak Kerajaan Majapahit

Peninggalan Kerajaan Kutai
pintarkan.com

Pasti kalian bingung mengapa peninggalan Kerajaan Kutai bisa ada Tombak Majapahit, ini dikarenakan dulu kedua kerajaan ini saling berhubungan sangat baik.

Dan diyakini bahwa sejak zaman dahulu Tombak ini sudah ada.

  1. Arca Bulus

Terbuat dari beberapa batu. Arca Bulus juga termasuk dalam peninggalan-peninggalan Kerajaan Kutai.

  1. Arca Budha Perunggu

Sesuai namanya Arca ini terbuat dari perunggu. Dari peninggalan inilah diyakini bahwa Kerajaan Kutai dipengaruhi corak Budha.

Itulah pembahasan kami mengenai peninggalan dari Kerajaan Kutai.

Sebagai generasi muda, hendak nya kita mempelajari dan mengetahui mengenai sejarah dan peninggalan kerajaan yang ada di Nusantara.

Karena bangsa yang besar, adalah bangsa yang tidak pernah melupakan sejarah bangsa nya.

Semoga artikel ini, bisa bermanfaat untuk semua nya.

Terima Kasih.

Dikta Ahmad
Manusia biasa yang ingin bermanfaat untuk banyak orang.