Harga Stainless Steel per Meter

1 January 2024

Harga Stainless Steel per Meter – Stainless steel adalah jenis baja paduan yang terkenal karena ketahanannya terhadap korosi dan karat. Baja ini mengandung minimal 10,5% kromium dalam komposisinya, yang memberikan sifat anti-karat. Kromium membentuk lapisan pelindung yang tahan terhadap oksidasi pada permukaan baja, mencegah terjadinya karat yang biasanya terjadi pada baja konvensional. Selain itu, stainless steel juga mengandung unsur-unsur lain seperti nikel, molibdenum, dan titanium untuk meningkatkan kekuatan, ketahanan terhadap suhu tinggi, dan sifat anti-korosi.

Keunggulan lain dari stainless steel adalah keberagaman sifat mekaniknya. Baja ini dapat diperoleh dalam berbagai kekuatan, mulai dari yang lembut dan mudah dibentuk hingga yang sangat kuat dan tahan lama. Hal ini membuat stainless steel menjadi bahan yang sangat fleksibel dan dapat digunakan dalam berbagai aplikasi, baik dalam industri konstruksi, manufaktur, otomotif, penerbangan, hingga peralatan rumah tangga.

Selain itu, stainless steel juga memiliki sifat higienis yang membuatnya cocok digunakan dalam industri makanan dan minuman. Permukaan stainless steel yang halus dan tidak porus meminimalkan kemungkinan penumpukan kotoran atau bakteri, sehingga memudahkan pembersihan dan menjaga kebersihan produk yang berkontak langsung dengan stainless steel. Kekuatan dan ketahanan terhadap korosi juga menjadikan stainless steel menjadi pilihan utama dalam pembuatan peralatan dapur, seperti panci, wajan, dan pisau.

Secara keseluruhan, stainless steel merupakan baja paduan yang tahan terhadap korosi, memiliki sifat mekanik yang beragam, dan cocok digunakan dalam berbagai aplikasi. Kehadirannya yang kuat, tahan lama, dan mudah dijaga menjadikan stainless steel sangat populer dalam berbagai industri.

Harga Stainless Steel per Meter

Harga Stainless Steel per Meter

1/2 inci | Tebal 0,8 mm Rp71.600
5/8 inci | Tebal 0,8 mm Rp91.100
3/4 inci | Tebal 0,8 mm Rp109.600
7/8 inci | Tebal 0,8 mm Rp128.100
1 inci | Tebal 0,8 mm Rp147.100
1,1/4 inci | Tebal 0,8 mm Rp185.600
1,1/2 inci | Tebal 0,8 mm Rp222.500
2 inci | Tebal 0,8 mm Rp299.200
2,1/2 inci | Tebal 0,8 mm Rp375.200
3 inci | Tebal 0,8 mm Rp451.300
1/2 inci | Tebal 1 mm Rp87.600
5/8 inci | Tebal 1 mm Rp111.600
3/4 inci | Tebal 1 mm Rp134.600
7/8 inci | Tebal 1 mm Rp158.600
1 inci | Tebal 1 mm Rp182.600
1,1/4 inci | Tebal 1 mm Rp230,200
1,1/2 inci | Tebal 1 mm Rp277.200
2 inci | Tebal 1 mm Rp372.200
2,1/2 inci | Tebal 1 mm Rp467.300
1/2 inci | Tebal 1,2 mm Rp103.100
5/8 inci | Tebal 1,2 mm Rp131.600
3/4 inci | Tebal 1,2 mm Rp159.600
7/8 inci | Tebal 1,2 mm Rp188.500
1 inci | Tebal 1,2 mm Rp217.200
1,1/4 inci | Tebal 1,2 mm Rp274.200
1,1/2 inci | Tebal 1,2 mm Rp330,200
2 inci | Tebal 1,2 mm Rp444.300
2,1/2 inci | Tebal 1,2 mm Rp558.300
3 inci | Tebal 1,2 mm Rp676.400
3,1/2 inci | Tebal 1,2 mm Rp786.400
4 inci | Tebal 1,2 mm Rp900,500

 

Jenis Stainless Steel

Terdapat beberapa jenis stainless steel yang umum digunakan, di antaranya:

Stainless Steel Austenitik

Jenis stainless steel ini adalah yang paling umum dan sering digunakan. Mereka memiliki struktur kristal austenitik yang stabil pada suhu kamar. Stainless steel austenitik biasanya mengandung kromium (antara 16-26%), nikel (antara 6-22%), dan mungkin juga unsur lain seperti mangan dan nitrogen. Mereka memiliki kekuatan yang baik, tahan terhadap korosi, dan mudah diolah. Contoh stainless steel austenitik yang terkenal adalah 304 dan 316.

Stainless Steel Ferritik

Stainless steel ferritik memiliki struktur kristal ferritik yang dominan. Mereka mengandung kromium (antara 10-30%) dan tidak mengandung atau hanya sedikit mengandung nikel. Stainless steel ferritik memiliki kekuatan yang baik, tahan terhadap korosi dalam lingkungan yang tidak terlalu agresif, dan biasanya lebih ekonomis daripada jenis stainless steel lainnya. Contoh stainless steel ferritik yang umum digunakan adalah 430.

Stainless Steel Martensitik

Jenis stainless steel ini memiliki struktur kristal martensitik yang keras dan kuat. Mereka memiliki kandungan kromium (antara 11,5-18%) dan kadang-kadang juga mengandung karbon yang tinggi. Stainless steel martensitik dapat diolah dengan panas untuk meningkatkan kekerasan dan kekuatan mereka. Mereka umumnya digunakan dalam aplikasi yang membutuhkan kekuatan tinggi dan ketahanan aus, seperti pisau dapur. Contoh stainless steel martensitik yang terkenal adalah 410 dan 420.

Selain ketiga jenis di atas, ada juga stainless steel duplex yang merupakan kombinasi dari struktur austenitik dan ferritik, serta stainless steel presipitasi yang memiliki kekuatan tinggi dan ketahanan korosi yang baik. Pemilihan jenis stainless steel yang tepat tergantung pada kebutuhan aplikasi, lingkungan operasional, dan sifat-sifat yang diinginkan seperti kekuatan, ketahanan korosi, atau ketahanan suhu tinggi.

BERMUDABDA Belajar Berilmu Beradab.